A. SIKLUS ENERGI
Pada siklus ini lebih ditekankan pada perputaran energi yang terjadi diantara komponen ekosistem. Siklus energi ini diawali dari energi matahari yang ditangkap oleh produsen, kemudian terus berputar tiada henti pada konsumen dan semua komponen ekosistem yang. hal ini karena menurut hukum termodinamika bahwa energi dapat berubah bentuk, tidak dapat dimusnahkan serta diciptakan. Perubahan bentuk energi inn dikenal dengan istilah transformasi energi. Aliran energi di alam atau ekosistem tunduk kepada hukum-hukum termodinamika tersebut. Dengan proses fotosintesis energi cahaya matahari ditangkap oleh tumbuhan, dan diubah menjadi energi kimia atau makanan yang disimpan di dalam tubuh tumbuhan. Proses aliran energi berlangsung dengan adanya proses rantai makanan. Tumbuhan dimakan oleh herbivora, dengan demikian energi makanan dari tumbuhan mengalir masuk ke tubuh herbivora. Herbivora dimakan oleh karnivora, sehingga energi makanan dari herbivora masuk ke tubuh karnivora.
B. SIKLUS MATERI
Pada siklus ini lebih ditekankan pada perputaran materi yang terjadi diantara komponen ekosistem. Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi. Materi yang berupa unsur unsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan Materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. Materi itu antara lain siklus air, siklus oksigen, siklus karbon, siklus nitrogen, dan siklus sulfur. Secara struktural setiap siklus materi terdiri dari bagian cadangan dan bagian yang mengalami pertukaran. Di dalam bagian cadangan, unsur kimia tersebut akan terikat dan sulit bergerak, atau pergerakannya lambat. Di dalam bagian pertukaran, unsur kimia tersebut aktif bergerak atau mengalami pertukaran. siklus materi dibedakan atas dua tipe, yaitu tipe gas dan tipe sidimeter. Siklus materi yang satu dengan yang lain dapat saling terkait atau mempengaruhi. Aktivitas manusia juga dapat mempengaruhi siklus materi. Sebagai contohnya adalah kegiatan pabrik dan mesin-mesin kendaraan bermotor dapat meningkatkan kandungan senyawa-senyawa oksidasi belerang, dan oksida nitrogen di udara.
Jadi, hubungan yang paling erat adalah setiap materi di bumi pasti memiliki suatu energi dalam bentuk diam ataupun bergerak. Energi itu akan berubah bilamana materi tersebut mengalami perubahan, misalnya melakukan gerakan, memasuki suatu siklus, terjadi gesekan, dll.
"SAYANGI YANG DI BUMI, MAKA YANG DI LANGITPUN AKAN MENYAYANGIMU" Telah banyak alam memberi, telah banyak alam berbagi, sudah jutaan manfaat kita nikmati, sudahkan kita berterima kasih dengan memberi kebaikan pada alam? dengan menyayangi alam, tidak menambah beban dan memperburuk lingkungan?..... Alam sangat ramah, namun bisa juga menjadi marah saat kita tidak mempedulikannya.Mari kita lebih memahami alam, lebih mengerti dan lebih menghargai alam kita. Lets save the earth for our life!!!
NICE...:)
BalasHapus